Home Ekonomi & Pemerintah Lumbung Pangan Jatim Dilaunching, Sempat Terjadi Kerumunan Pembeli

Lumbung Pangan Jatim Dilaunching, Sempat Terjadi Kerumunan Pembeli

784 views
0
SHARE

primaradio.id – Memasuki bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mempersiapkan Lumbung Pangan Jatim guna menjamin ketersediaan bahan pokok masyarakat.

Lumbung Pangan Jatim yang menyediakan aneka bahan pokok dengan harga murah di bawah harga pasar ini dibuka dalam launching pada tanggal 21 April 2020 di Jatim Expo Kota Surabaya.

Sejumlah bahan pokok dijual di Lumbung Pangan Jatim ini. Seperti beras, minyak goreng, telur ayam, gula, daging ayam, daging ikan, dan juga bawang putih.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan Lumbung Pangan Jatim ini memberikan berbagai macam kemudahan di tengah pandemi covid-19 ini. Selain harganya yang murah juga karena dalam Lumbung Pangan Jatim ini bisa diakses dengan cara pembelian online.

“Dalam suasana seperti ini sudah agak susah menggelar Operasi Pasar yang biasa kita lakukan jelang bulan Suci Ramadhan. Maka Lumbung Pangan Jatim ini akan menjadi solusinya. Berdasarkan laporan tim di beberapa kali rapat , sistem yang baru dari penjualan Lumbung Pangan Jatim adalah menggunakan sistem preorder dan drive thru,” kata Gubernur Khofifah, Senin (20/4/2020).

Selain itu Gubernur Khofifah menyebutkan bahwa pembelian bahan pokok di Lumbung Pangan Jatim ini juga bisa dilakukan lewat online dan bebas ongkir dengan jarak pembelian maksimal 20 kilometer.

Di Lumbung Pangan Jatim ini nanti bahan pokok misalnya beras dijual dalam bentuk pack lima kilogram dengan harga mulai Rp 53.500 hingga 57.700.

Sedangkan telur ayam bisa diperoleh warga dengan harga Rp 21.500 per kilogram sudah dalam packaging yang aman, lalu untuk minyak goreng bisa dibeli dengan harga Rp 11.500 per liter, dan bawang putih dijual dengan harga Rp 21.000 per kilogram.

Tidak hanya itu Lumbung Pangan Jatim juga menyediakan daging ayam beku dengan harga Rp 26.000 per kilogram, serta gula yang dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yaitu dengan harga Rp 12.500 per kilogramnya, serta ikan fillet dori dengan harga Rp 35.000 per kilogramnya.

Sebelumnya, Dirut PT Panca Wira Usaha (PWU) Jatim Erlangga Satriagung yang ditunjuk gubernur sebagai koordinator Lumbung Pangan Jatim, mengatakan Pemprov Jatim sengaja menginisiasi program ini untuk mempermudah masyarakat untuk kebutuhan sembako khususnya pada waktu jelang puasa Ramadhan dan saat pandemi covid-19.

“Lumbung Pangan Jatim ini digelar atas perintah ibu gubernur untuk memberikan rasa nyaman pada masyarakat Jatim bahwa Pemprov hadir di tengah-tengah mereka sehingga tidak perlu panik atas ketersediaan sembako,” kata Erlangga.

“Kami akan launching tanggal 21 April nanti. Dan yang perlu dicatat adalah pelaksanannya dalam membeli di Lumbung Pangan Jatim ini tetap menerapkan physical distancing dan tidak akan terjadi kerumunan,” kata Erlangga.

Namun sayangnya sempat terjadi antrian masyarakat saat Lumbung Pangan Jatim ini sudah dibuka untuk masyarakat umum, meski baru dilaunching secara resmi oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Selasa sore.

Polda Jatim pun langsung turun tangan membantu mengurai kerumunan massa setelah Gubernur Khofifah Indar Parawansa menelepon Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan untuk mengirim timnya dalam membantu menertibkan masyarakat.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko membenarkan pihaknya langsung turun ke lapangan. Masyarakat yang berkerumun pun langsung diarahkan petugas kepolisian untuk menjaga jarak aman. Penertiban dilakukan bersama Satpol PP.

Sebelumnya Erlangga Satriagung mengatakan kalaupun ada pembeli yang antri di lokasi Jatim Expo, maka panitia sudah menyediakan kursi duduk yang diatur berjarak dua meter sebagai tempat antrian. Sehingga physical distancing tetap dilakukan.

Selain itu pembelian juga bisa dilakukan lewat online. Pembeli hanya perlu membuat order ke pantia dan pantia nanti yang akan mengantar dan bebas ongkir dengan maksimal jarak 20 kilometer. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here