primaradio.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Persero menargetkan pendapatan tahun 2016 mencapai Rp20 triliun. Jumlah tersebut meningkat jika dibandingkan target pendapatan tahun 2015 yang sebesar Rp15,7 triliun.
Menurut Direktur Utama KAI Edi Sukmoro mengatakan bahwa pendapatan KAI tahun ini bertumpu pada angkutan KA barang. Pada 2016, KAI menargetkan mengakut 62,92 juta ton barang dan 72,3 juta penumpang. Hal itu karena tahun ini double track di Sumatera Selatan selesai, diharapkan bisa digenjot (angkutan KA barang), jadi kira-kira fokus pendapatan di Sumatera Selatan KA barang.
Edi juga menambahkan, pendapatan 2015 yang ditargetkan Rp15,7 triliun hanya mencapai Rp13,5 triliun. Sekedar informasi, volume angkutan penumpang tahun 2015 tercatat sebesar 68.536.719 dengan pendapatan Rp4,5 triliun (unaudited). Sedangkan volume angkutan barang tercatat sebesar 29.653.677 ton (unaudited) dengan pendapatan Rp3,97 triliun (unaudited).






