Home prima news Serving Beyond Borders (Melayani Melampaui Batas) Bersama GKT Citra Raya Surabaya

Serving Beyond Borders (Melayani Melampaui Batas) Bersama GKT Citra Raya Surabaya

4 views
0
SHARE

Surabaya – Sahabat Prima, kita sebagai manusia, diciptakan Tuhan sebagai Makhluk Ciptaan-Nya yang paling sempurna ya dibandingkan Ciptaan-Nya yang lain. Tapi tetap kita mempunyai keterbatasan diri. Namun sebagai Pengikut Kristus, kita diingatkan kembali dengan “Kelahiran Juru Selamat Dunia – Yesus Kristus, yang diperingati setiap tahun sebagai “Hari Natal”, 25 Desember.

Yesus Kristus turun ke dunia, keluar dari batasan dirinya sebagai Anak Allah untuk menghapus Dosa Manusia, “Serving Beyond Borders”, itu Tema yang diangkat dalam Perayaan Natal di GKT (Gereja Kristus Tuhan) Citra Raya Surabaya tahun 2025 ini.

GKT Citra Raya Surabaya, yang beralamat di Alam Hijau Utama 2 (AH COM 1), Citraland Surabaya (Barat) mengemas Perayaan Natal 2025 dalam bentuk Drama Musikal Natal, pada sabtu 20 Desember 2025, pukul 17.00 WIB. Menceritakan kisah hidup dari Tante Fili dan Om Deddy. Tante Fili itu Penjual Kue. Om Deddy itu Penjual Boneka.

Diceritakan Om Deddy marah besar karena tokonya sepi. Sementara tokonya Tante Fili laris manis. Om Deddy mendatangi toko Tante Fili dengan nada marah dan mengancam membubarkan toko Tante Fili dengan memanggil Satpol PP. Apalagi diketahui Tante Fili juga menjual boneka, padahal ijinnya jualan kue.

Padahal Tante Fili, hanya bermaksud menolong anak-anak yang berjualan boneka dikasih tempat di tokonya Tante Fili ini, Dengan alunan musik “Live”, dengan Big Screen LCD, membuat Drama Musikal Natal ini semakin menyentuh hati penontonnya. Sekitar 376 orang memenuhi ruangan ibadah GKT Citra Raya sore itu.

Perayaan Natal, sabtu itu menampilkan pembicara Ibu Maimunah Natasha yang sudah berusia 84 tahun loh. Penampilan energik dan sehat prima, tentu saja membuat daya tarik sendiri buat semua orang yang hadir di tempat itu.

Akhirnya Sahabat Prima, Om Deddy mau meminta maaf atas kesalahannya itu dan menghancurkan sekat pemisah dengan anak-anak yang berjualan. Nah….ketika kita mau dan menyerahkan hati ini sepenuhnya kepada Tuhan, bukankah melayani melampaui batasan diri kita itu sangat mungkin??? (AP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here