Home Prima Trending Topics Kodam V/Brawijaya Kirim Ratusan Logistik untuk Warga Bangkalan

Kodam V/Brawijaya Kirim Ratusan Logistik untuk Warga Bangkalan

221 views
0
SHARE
Kodam V/Brawijaya Kirim Ratusan Logistik untuk Warga Bangkalan (Foto: Ist)

primaradio.id – Ratusan bantuan logistik berupa vitamin, disalurkan oleh pihak Kodam ke warga terdampak pandemi Covid-19 di Kabupaten Bangkalan, Pulau Madura, Jawa Timur. Minggu, 13 Juni 2021.

Penyaluran bantuan itu, dilakukan oleh pihak Staf Teritorial Kodam yang dipimpin oleh, Pabandya Staf Teritorial, Letkol Caj Nur Hasim.

“Bantuan ini berupa minuman isotonik dan vitamin. Kita salurkan ke Satgas penanggulangan Covid disana. Mekanisme penyalurannya, diatur sama pihak Satgas,” bebernya.

Terpisah, Kapen Humas Satgas Covid Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi beberapa waktu lalu menjelaskan jika pihak Satgas masih bekerja ekstra menekan angka penyebaran pandemi di Madura.

Selain itu, kata Imam, beberapa bantuan sebelumnya telah diserahkan oleh pihak Satgas bagi warga terdampak pandemi. Bantuan itu, berupa sembako.

Forkopimda Bangkalan Turun Tangan Pantau Penanganan Covid-19

Pintu masuk ke Pulau Madura, Jawa Timur makin diperketat. Selain jalur darat, Satgas penanggulangan Covid di Bangkalan juga memperketat jalur penyebrangan melalui Pelabuhan.

Ternyata, upaya penyekatan yang dilakukan oleh pihak Satgas itu, menunjukkan hasil yang sangat signifikan.

“Iya, sesuai informasi yang kita terima tadi. Ada 8 pengendara yang positif. Itu sesuai mengikuti proses rapid antigen,” kata Kapen Humas Satgas Penanggulangan Covid Bangkalan, Kolonel Arm Imam Haryadi. Minggu, 13 Juni 2021 siang.

Imam mengatakan, untuk saat ini terdapat 472 pengendara yang hendak menuju ke Surabaya melalui jembatan Suramadu. “Data itu sesuai laporan dari Satgas Covid yang bersiaga di beberapa titik lokasi,” bebernya.

Dirinya kembali menuturkan, terdapat beberapa persyaratan yang harus dilengkapi oleh masyarakat sebelum memasuki masuk ke wilayah Surabaya, ataupun Pulau Madura, salah satunya ialah menunjukkan surat keterangan hasil swab ataupun rapid antigen.

“Kalai tidak bisa menunjukkan surat itu, terpaksa kita lakukan swab di pos kesehatan yang sudah disediakan,” pungkasnya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here