Home Prima Trending Topics Hari Pertama Libur Pasar Keputran Utara, Pemkot Surabaya Lakukan Penyemprotan dan Sterilisasi

Hari Pertama Libur Pasar Keputran Utara, Pemkot Surabaya Lakukan Penyemprotan dan Sterilisasi

841 views
0
SHARE
Hari pertama diliburkan, petugas gabungan melakukan pembersihan dan sterilisasi penyemprotan disinfektan di Pasar Keputran Utara

primaradio.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mulai memberlakukan peliburan sementara Pasar Keputran Utara selama tujuh hari yang dimulai pada hari ini, Selasa (21/7/2020) hingga 27 Juli 2020.

Kepala BPB dan Linmas Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, hari pertama peliburan ini petugas gabungan melakukan pembersihan dan sterilisasi penyemprotan disinfektan. Mulai dari sisi luar Pasar Keputran Utara hingga bagian dalam pasar secara menyeluruh.

“Hari demi hari kami lakukan sterilisasi. Untuk yang hari pertama ini pembersihan dan penyemprotan bagian luarnya. Keesokan harinya kami semprot bagian dalam pasar,” kata Irvan saat ditemui di Pasar Keputran Utara, Selasa (21/07).

Irvan memaparkan, penyemprotan disinfektan tersebut akan dilakukan secara masif di sekitar wilayah Pasar Keputran Utara tanpa terkecuali. Bahkan, setelah bagian luar dan dalam pasar steril, tahap berikutnya akan dilakukan pembersihan stand dan saluran.

“Kita bersihkan juga stand beserta saluran-salurannya. Artinya semua yang berhubungan dengan Pasar Keputran Utara akan disterilkan dan disemprot,” urainya.

Meskipun demikian, Irvan menegaskan hingga esok Rabu (22/7/2020), para pedagang masih diperbolehkan mengambil barang-barang yang perlu diamankan untuk sementara waktu. Bahkan, jika berkenan para pedagang juga diajak kerja bhakti membersihkan stand mereka masing-masing. “Sekaligus kita minta pedagang barangkali mau kerja bhakti di stand masing-masing silahkan,” ungkap dia.

Sementara itu, untuk mengoptimalkan sterilisasi lokasi, Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengungkapkan pihaknya, telah mengerahkan sekitar 400 – 500 petugas keamanan. Mereka terdiri dari TNI, Polri, Linmas, Satpol PP hingga Dinas Perhubungan (Dishub).

“Tujuannya untuk memfilter siapa yang masuk. Karena ini masih dilakukan sterilisasi. Sehingga pada tanggal 27 Juli mendatang, pasar ini betul-betul steril dan sehat. Bisa digunakan untuk jualan kembali,” kata Eddy.

Kemudian, untuk akses pengamanan, Eddy menyebut, ada tiga lokasi penjagaan dan cek poin. Di antaranya yaitu, di Jalan Kayoon, Jalan Sono Kembang dan Jalan Dharmala. Meskipun begitu, warga di sekitaran wilayah itu masih bisa beraktivitas. “Untuk keluar masuknya tetep satu pintu di Jalan Keputran,” papar dia.

Sementara itu, Direktur Teknik dan Usaha PD Pasar Surya, Muhibuddin memastikan, selama peliburan Pasar Keputran Utara, pihaknya akan menjalankan kegiatan day to day. Seperti yang berjalan di hari pertama yakni sterilisasi dan pengosongan aktivitas berjualan. “Di dalam pasar sudah kosong dan tidak ada aktivitas perpasaran,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya memberikan rekomendasi agar Pasar Keputran Utara diliburkan sementara. Ini lantaran Pasar Keputran akan dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan. Sebab, sebelumnya di Pasar Keputran Utara ditemukan adanya pedagang yang positif Covid-19.

Wakil Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya, Irvan Widyanto mengatakan, Pasar Keputran Utara ini mulai diliburkan sejak tanggal 21 hingga 27 Juli 2020. Ini lantaran puluhan orang yang sebelumnya dilakukan rapid test dan swab di Pasar Keputran dinyatakan positif Covid-19.

Hasil testing yang dilakukan tiga hari berturut-turut sejak 14 – 16 Juli 2020 itu, menghasilkan 37 orang confirm Covid-19 di Pasar Keputran Utara. Dengan rincian, pada 14 Juli 2020, sebanyak 13 orang dinyatakan positif, masing-masing 7 orang KTP Surabaya dan 6 orang KTP luar Surabaya, sisanya 6 orang hasil swab negatif.

Kemudian pada 15 Juli 2020, ditemukan 6 orang positif, masing-masing 2 KTP Surabaya dan 4 tidak memiliki identitas. Sedangkan pada 16 Juli 2020, ditemukan 18 orang positif dan 24 negatif test swab, sedangkan hasil inconclusive ada 1 orang. Di hari yang sama pula (16/07), ditemukan 1 orang warga luar Surabaya yang positif di Pasar Pandegiling, dengan hasil negatif swab 7 orang.

Selama diliburkan, Irvan menyebut, Pasar Keputran akan disterilkan untuk dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan. Selain itu pula Satpol PP Surabaya akan menyosialisasikan kepada para pedagang agar membentuk Gugus Tugas Covid-19 di Pasar Keputran. Ini dilakukan semata-mata untuk melindungi keselamatan dan kesehatan masyarakat, khususnya para pedagang dan pembeli di pasar itu. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here