Home Pendidikan & Kesehatan ITS BERBUNGA, Tanam Tabebuya di Taman Alumni ITS

ITS BERBUNGA, Tanam Tabebuya di Taman Alumni ITS

811 views
0
SHARE
Rektor ITS saat menanam pohon Tabebuya (Foto: Beatrix Christiana)

primaradio.id – Kampus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya memiliki luas sebesar 180 hektar dengan luas bangunan seluruhnya kurang lebih 150.000 m2. Sebagian besar dari kawasan ini telah diperuntukkan sebagai gedung-gedung, kantin, koperasi, klinik, bank, kantor, masjid, fasilitas olahraga, serta sarana pendukung perkuliahan lainnya. Sisa dari luas bangunan tersebut masih berupa jalan kampus, ruang terbuka hijau (RTH), taman kampus dan juga lahan kosong yang belum dimanfaatkan, berupa ekosistem awal seperti lahan basah atau rawa-rawa.

Selain menjadi tempat berlangsungnya kegiatan pendidikan, wilayah kampus ITS yang luas ini memiliki potensi untuk memberikan kebermanfaatan lingkungan, yaitu sebagai lokasi tersimpannya cadangan karbon (carbon pool) yang cukup besar melalui keberadaan pohon yang beragam. Keberadaan pohon-pohon di lingkungan ITS juga menjadi habitat/feeding area bagi berbagai berbagai jenis fauna/biodiversitas, dari beraneka spesies serangga, reptil, mamalia, dan avifauna (burung).

Keberadaan pohon di lingkungan ITS juga membantu menyerap emisi karbon dioksida (CO2) dari transportasi di sekitarnya. Penyerapan CO2 dalam proses fotosintesis menyebabkan pengurangan emisi CO2 sebagai gas rumah kaca penyebab pemanasan global. Oksigen (O2) yang dihasilkan juga menghasilkan iklim mikro yang juga akan mengurangi pemanasan global dengan mendinginkan udara. Pohon ini juga memberikan manfaat besar dalam mengurangi potensi terjadinya banjir di lingkungan ITS saat musim hujan.

Sebagai kampus yang telah menerapkan program Smart Ecocampus, ITS memiliki kepedulian tinggi terhadap keseimbangan lingkungan hidup dan upaya penyelamatan sumber daya hayati. Oleh karena itu, kegiatan penanaman pohon yang selanjutnya disebut dengan kegiatan ITS BERBUNGA dapat menjadi salah satu langkah konkret yang dilakukan dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Rektor ITS, Prof Mochamad Ashari usai menanam pohon Tabebuya mengatakan penanaman pohon di lingkungan kampus ITS dilakukan, karena ITS ingin mengubah wajah menjadi kampus yang dipenuhi dengan bunga.

“ ITS ingin mengubah wajah, ingin yang biasanya teknik kesannya keras, kita ingin kampus ITS itu berbunga. ITS sudah menanam lebih dari 220 batang pohon yang bebrunga. Nanti diharapkan bulan November bisa berbunga, “ujarnya kepada reporter Primaradio, Jumat(10/1).

ITS Berbunga juga menjadi salah satu upaya dalam meningkatkan estetika dan kenyamanan lingkungan sekitar karena pada kegiatan ini akan dilakukan penanaman jenis pohon antara lain Tabebuya (Tabebuia sp), Flamboyan (Delonix regia), Kembang Merak (Caesalpinia pulcherrima), dan Bungur (Lagerstromia speciosa)/pohon Sapu Tangan. Pohon-pohon tersebut dikenal sebagai pohon dengan nilai estetika yang tinggi karena keindahan bunganya dan memiliki kemampuan menyerap karbon yang cukup tinggi. Selain itu, akar pohon-pohon tersebut bersifat tunggang dan tumbuh ke dalam, sehingga tidak berisiko mengganggu bangunan jalan menjadi pertimbangan lain pemilihan beberapa jenis pohon tersebut dalam kegiatan ITS Berbunga.

Kegiatan ini juga melibatkan para alumni yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni (IKA) ITS yang telah memberikan kontribusinya untuk menyukseskan program Green Charity ITS Berbunga ini. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here