
primaradio.id – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sedianya menjadi inspektur upacara peringatan Hari Santri Nasional di Tugu Pahlawan Surabaya, Selasa(22/10) namun sampai upacara berlangsung Risma tak tampak hadir. Ketua PCNU Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri yang bertindak sebagai inspektur upacara.
Tampak hadir pula jajaran Forkopimda Kota Surabaya dan ratusan santri dari seluruh kota Surabaya.
Terkait ketidakhadiran Wali Kota Risma, awak media sempat menanyakan kepada Ketua DPRD Surabaya seusai mengikuti upacara Hari Santri Nasional di Tugu Pahlawan. Awi sapaan akrab ketua DPRD Surabaya mengaku mendengar ibu Risma sakit karena baru tiba dari perjalanan luar negeri.
“Kecapekan dari Jerman, perjalanan melelahkan, ungkap Awi.
Awi juga menambahkan dirinya tidak tahu jika Risma akan dipanggil ke istana Kepresidenan. Hal tersebut berkaitan dengan isu yang beredar jika Risma masuk kandidat menteri kabinet Kerja Jilid 2.
“Bu Risma akan mengambil keputusan yang menurut beliau adalah yang terbaik bagi Surabaya dan bagi Indonesia, “tambahnya.
Sementara itu Ketua PCNU Kota Surabaya, Muhibbin Zuhri berharap Wali Kota Risma agar menyelesaikan tugasnya memimpin Surabaya selama lima tahun, karena hal tersebut merupakan amanat warga Surabaya.
“Saya kira beliau sangat dipertimbangkan prestasinya. Tidak sekarangpun tidak apa-apa. Lebih maslahat kalau menyelesaikan sampai selesai sesuai amanat warga Surabaya yg ingin dipimpin selama 5 tahun, “tutur Muhibbin.
Muhibbin juga menambahkan kalaupun Risma dianggap tepat untuk posisi menteri. Menurutnya ini soal timing saja. (bee)





