primaradio.id – Kementerian Pariwisata menargetkan pada tahun 2019 ini, industri pariwisata menjadi penyumbang devisa terbesar negara.
Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata Guntur Sakti mengatakan saat ini industri pariwisata masih ada dibelakang sektor migas sebagai penyumbang devisa terbesar. Namun ke depan, pariwisata diproyeksikan sebagai penyumbang devisa terbesar Indonesia.
“Target kinerja pariwisata Indonesia adalah menyumbang devisa terhadap negara dan menyumbang PDB, “tutur Guntur.
Guntur juga menambahkan pariwisata Indonesia tumbuh 22 persen, diatas Asean yang hanya sebesar 7 persen.
Kementerian Pariwisata juga menargetkan pada 2019 ini jumlah wisatawan mancanegara bisa mencapai 20 juta wisatawan dan 275 juta wisatawan nusantara.
Adapun pertumbuhan pariwisata menyumbang kontribusi sebesar 4 persen terhadap PDB. Dan pada 2019 ditargetkan meningkat 8 persen. (bee)






