primaradio.id – Bank Indonesia Jawa Timur fokus mengembangkan komodoti untuk mengurangi impor, salah satunya pengembangan kluster kopi.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Jawa Timur Difi Ahmad Johansyah mengatakan tahun 2019 ini Bank Indonesia Jawa Timur akan meningkatkan produktivitas komoditi berorientasi ekspor dan mengurangi impor melalui potensi kopi yang sangat besar di Jawa Timur.
“Fokus Bank Indonesia saat ini adalah komoditas-komoditas yang bisa mengurangi Current Account Deficit, artinya memperoleh devisa atau mengurangi impor melalui pengembangan kopi. Nanti hampir di setiap wilayah di Jatim aka nada kluster pengembangan kopi, kata Difi di sela-sela Pelatihan Wartawan BI Jatim di Probolinggo.
Difi Ahmad Johansyah juga mengatakan, selain meningkatkan komoditi kopi, Bi Jatim juga terus memperkuat ketahanan pangan melalui produk kedelai, bawang putih dan padi organik, sapi dan telur. Difi berharap Blitar menjad sentra telur di Jawa Timur.
Difi juga menambahkan pentingnya memperkuat produktivitas beberapa komodi pangan, disamping berorientasi ekspor untuk mendatangkan devisa, Jawa Timur juga merupakan pemasok bahan pokok khususnya di kawasan Timur Indonesia. (bee)






