primaradio.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim kembali menggelar debat Pilgub Jatim pada Selasa (8/5) di Dyandra Convention Center. Debat Pilgub Jatim kali ini mengambil tema Ekonomi dan Pembangunan.
Dalam debat publik kali ini, kedua pasangan calon saling melontarkan program kerja unggulan di bidang Ekonomi dan pembangunan.
Dalam visi misinya dibidang ekonomi dan pembangunan, pasangan nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa – Emil Elestianto Dardak menyampaikan pentingnya fasilitas bagi petani, pembangunan infrastruktur terutama di daerah kepulauan untuk menjadi prioritas . berharap kontribusi Jatim dari PDRB menjadi terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Salah satunya harus kerja bersama menjadikan Jatim nomor satu di Indonesia.
Pasangan nomor urut 2, Saifullah Yusuf –Puti Guntur Soekarno menyampaikan tiga agenda prioritas, yakni pembelaan terhadap sektor UMKM dan Koperasi, membuka pusat-pusat perekonomian baru supaya pemerataan terjadi serta membangun infrastruktur berkeadilan.
Sementara yang berbeda dalam debat kedua tersebut, tim panelis diperkenankan membacakan pertanyaan kepada masing-masing calon gubernur.
Tim panelis pada debat kedua adalah Rektor Universitas Jember Mohammad Hasan, Guru Besar Sosial Ekonomi Universitas Brawijaya Nuhfil Hanani AR, Ketua Program Studi Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya sekaligus Sekretaris Dewan Pakar ICMI Malang Raya Arif Hoetoro dan Wakil Dekan Fakultas Hukum Universitas Airlangga Nurul Barizah.
Secara umum debat berjalan lancar meski diwarnai dengan saling adu yel-yel antar kedua pendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jatim. (bee)






