Home Prima Trending Topics Bude Karwo : Keluarga Jadi Benteng Utama Hindarkan Anak dari Seks Bebas

Bude Karwo : Keluarga Jadi Benteng Utama Hindarkan Anak dari Seks Bebas

706 views
0
SHARE
Nina Kirana Soekarwo saat Pembukaan Pelaksanaan Program TP PKK Jatim (Humas Pemprov Jatim)

primaradio.id – Keluarga menjadi benteng utama untuk menghindarkan anak dari bahaya seks bebas di era sekarang. Peran keluarga, khususnya orang tua, menjadi kunci untuk mencegah bahaya tersebut. Diharapkan, orang tua bisa memahami dan memberikan pendidikan seks secara benar dan tepat kepada anak.

Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Jawa Timur, Nina Kirana Soekarwo saat Pembukaan Pelaksanaan Program TP PKK Jatim, Sosialisasi Dampak Seks Bebas, Pola Asuh Anak dan Pernikahan Dini, dan Sosialisasi Jejaring Dalam Rangka Penguatan Ketahanan Keluarga bagi TP PKK Kabupaten/Kota se-Jatim Tahun 2018 di kantor TP PKK Jatim, Jl. Gayung Kebonsari Surabaya, Kamis (22/3).

Bude Karwo, sapaan akrab Ketua Tim PKK Jatim mengatakan, terdapat enam hal yang harus dilakukan orang tua saat memberikan pendidikan seks kepada anak. Pertama dan utama, orang tua harus mengerti permasalahan seks sebelum menjelaskan kepada anak. Ia mengibaratkan jika anak bertanya, maka pikiran orangtua sudah harus “nyantol”. Pemahaman tersebut vital karena apabila salah dalam menyampaikan informasi, maka akan terpatri dan diingat terus oleh anak.

Kedua, pendidikan seks harus disesuaikan dengan jenis kelamin anak. Artinya, jika anaknya laki-laki, maka yang menjelaskan dan mengarahkan adalah ayahnya, begitu pula sebaliknya. Ketiga, tidak menjelaskan masalah seks pada anak laki-laki dan perempuan pada waktu dan ruang yang sama.

Keempat, imbuh istri Gubernur Jatim ini, untuk dihindarkan hal-hal yang berbau porno saat menjelaskan tentang seks ke anak. Orang tua harus bisa memilih dan memilah kata-kata yang santun saat mendidik anak. Kelima, penting bagi orang tua untuk meyakinkan bahwa teman-teman anaknya adalah anak-anak yang baik. “Terakhir, tanamlah etika memelihara diri dari perbuatan-perbuatan maksiat. Karena itu adalah yang paling berbahaya” pesanya.

Agar keenam hal tersebut bisa diterapkan, Bude Karwo meminta orang tua untuk melakukan pendekatan secara perlahan dan intensif dengan anak. Tujuannya, agar anak bisa lebih terbuka, karena keterbukaan akan membuka sikap saling percaya antara orang tua dan anak.
Ditambahkan, pendidikan seks yang benar dan tepat di era serba digital sekarang ini sangat penting. Sebab, terjadi pergeseran nilai dimana yang awalnya semua informasi berorientasi dari sekolah dan keluarga, namun saat ini, anak-anak dan remaja lebih senang mencarinya lewat internet.

Terkait konten-konten negatif di dunia maya, Bude Karwo juga berharap pemerintah dapat memberikan solusi agar konten tersebut bisa dihapus. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here