primaradio.id – Pebalap andalan Ducati Corse Andrea Dovizioso merasa sangat puas dengan hasil yang diraihnya saat mejalani GP Austria di Sirkuit Red Bull Ring. Namun kemenangan itu tidak bisa meredakan rasa kesalnya terhadap pebalap Repsol Honda, Marc Marquez.
Pasalnya, sebelum mengunci kemenangan pada race yang berjalan ketat tersebut, Dovi harus berjuang keras untuk mengalahkan Marquez. Sempat beberapa kali bergantian memimpin, rider asal Italia akhirnya berhasil mempecundangi The Baby Alien beberapa meter jelang garis finish. Pertarungan di akhir balapan inilah yang membuat Dovizioso benar-benar marah.
Pasalnya, ada suatu titik di mana Marquez terlalu memaksakan diri untuk menyalip, padahal seharusnya Marquez tak boleh melakukannya lantaran memiliki risiko besar akan terjadi insiden.
“Untuk memenangkan balapan di tikungan terakhir, rasanya selalu berbeda dan spesial dengan Marc, karena dia sangat bagus dalam pertarungan,” ujar Dovizioso.
“Namun, saya memiliki perasaan yang aneh di tikungan terakhir. Saya lebih kepada marah daripada senang karena dia mencoba menyalip saya dengan cara itu. Saya melakukan ini (gestur) secara naluriah, karena itu bukanlah tikungan untuk mencoba menyalip pembalap lain,” tandasnya. (joe)






