primaradio.id – Bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo diberi waktu 13 hari untuk menyelesaikan kasus hukum yang saat ini menimpanya. Ronaldo dihadapkan dua pilihan oleh otoritas hukum di Spanyol. Pertama, Ronaldo harus mengakui bahwa dirinya memang melakukan kesalahan dalam pembayaran pajak (menggelapkan pajak). Yang kedua, memilih melanjutkan persidangan untuk membantah tuduhan yang disematkan kepadanya.
Cristiano Ronaldo sendiri baru saja menjalani sidang perdana kasus pengemplangan pajak di Spanyol beberapa waktu yang lalu. Pada sidang tersebut, pemain berusia 32 tahun membantah semua tudingan yang diarahkan kepadanya. Ia mengaku tertib dalam membayar pajak.
Pasca sidang tersebut, dikutip dari Football Leaks Spain, pihak kejaksaan memberi waktu bagi Ronaldo untuk mengambil sikap. Dua opsi yang tersebut di atas harus segera diambil oleh Ronaldo sebelum tanggal 20 Agustus.
Jika Ronaldo mengambil opsi tidak bersedia mengakui telah mengemplang pajak dan memilih melanjutkan persidangan, maka ia harus menghadapi tuntutan hukum. Dari beberapa pasal yang didakwakan pada eks pemain Manchester United, ia bisa saja di penjara minimal tujuh tahun.
Banyak pihak yang menyarankan agar Ronaldo mengakui saja tuduhan yang disematkan kepadanya. Pasalnya, bila Ronaldo terus berurusan dengan hukum, maka dia bisa didakwa tuntutan hukum dan terancam di penjara selama tujuh tahun. Selain itu, fokusnya di lapangan juga terganggu akibat proses hukum tersebut.
Opsi untuk mengakui telah melanggar aturan pajak dinilai akan lebih menguntungkan bagi Ronaldo. Jika memilih opsi ini, Ronaldo mungkin hanya terancam denda dengan jumlah yang cukup besar dan penjara di bawah dua tahun. Hukum di Spanyol sendiri, seseorang yang didakwa dua tahun penjara bisa mengganti masa hukumannya dengan denda yang harus dibayar. (joe)






