Home Prima Trending Topics Pemerintah Kota Surabaya Kembali Gelar Cross Culture International

Pemerintah Kota Surabaya Kembali Gelar Cross Culture International

892 views
0
SHARE
Foto: Kepala Disbudpar

primaradio.id –Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali menggelar Cross Culture International (CCI) ke-13 dengan Tema Folk Art Festival. Acara tersebut menampilkan berbagai macam tari kesenian budaya Indonesia dan mancanegara.

Agenda pembukaan seni budaya akan dilaksanakan Minggu 9 Juli 2017 di halaman Taman Surya dengan menampilkan Tari Remo dan Tari Yosokoi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Widodo Suryantoro menuturkan, Acara ini terbagi menjadi dua sesi, pertama tanggal 9 Juli dan tanggal 16-20 Juli 2017.

“Total peserta sebanyak 1.260 masing-masing dibuka Tari Remo remaja 12 grup yang terdiri dari anak usia 5 tahun hingga 16 tahun. Disambung Tari Yosakoi yang diikuti 40 grup yang terdiri dari sekitar 1000 orang.

Selain itu, Widodo menuturkan, Jepang menjadi satu-satunya negara yang bakal menampilkan Tari Yosakoi di Taman Surya karena negara Sakura tersebut telah menjalin hubungan kerjasama kota kembar atau yang biasa disebut sister city dengan Surabaya.

Selain tarian, kegiatan tersebut juga diisi penampilan musik dan seminar yang akan diisi oleh pelaku-pelaku seni dari luar Surabaya. Workshop seni ini nantinya akan menjadi ajang transfer ilmu bagi pelaku seni dan para peserta yang ikut dalam workshop tersebut.

Para penampil berasal dari sejumlah kota, di antaranya Surabaya, Jogjakarta, Bali, dan Aceh. Sementara dari luar negeri, akan hadir 7 negara yaitu, China, Rusia, Slovakia, Kanada, Polandia, Thailand dan Lithuania.
Nantinya, festival CCI bakal digelar di beberapa lokasi antara lain, Taman Surya, Gedung Balai Pemuda, Gedung Balai Kota, Gedung eks-siola, Balai Budaya Surabaya, Taman Bungkul, G-Walk Citraraya Surabaya, Ciputra World dan Royal Plaza.

Sementara acara yang berlangsung tanggal 16-20 Juli 2017 seluruh peserta lintas budaya yang berasal dari perwakilan baik dalam dan luar negeri akan memparadekan atau memperkenalkan sekaligus mempromosikan budaya mereka. “Mereka berjalan sepanjang 4,8 km dengan rute start dari Taman Bungkul dan Finish di Monumen Bambu Runcing. (bee)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here