Home Prima Trending Topics 2017, Angka Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Jatim Alami Peningkatan

2017, Angka Korban Meninggal Akibat Kecelakaan di Jatim Alami Peningkatan

682 views
0
SHARE

primaradio.id – Angka kecelakaan di Jawa Timur tahun ini mengalami peningkatan. Bahkan, angka korban meninggal dalam kecelakaan tersebut juga cukup tinggi. Data Kepolisian Daerah Jawa Timur dalam Operasi Simpatik Semeru 2017 menyebutkan, hanya dalam kurun 20 hari, korban mencapai 152 orang. Artinya, dalam sehari ada 7-8 orang meninggal dunia.

“Ini angka yang luar biasa. Ini mengambarkan bahwa angka kecelakan di Jawa Timur cukup tinggi,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur, Komisaris Besar Frans Barung Mangera.

Meski tidak bisa menunjukkan data korban kecelakaan dalam Operasi Simpatik Semeru tahun 2016 lalu, namun angka korban meninggal akibat kecelakaan tahun ini menunjukkan angka yang lebih tinggi. Pihak kepolisian pun berharap agar masyarakat bisa tertib berlalu lintas dalam setiap perjalanan, demi menekan tingginya angka kecelakaan.

Dalam operasi tahun ini total terjadi 1.108 kecelakaan dengan rincian korban meninggal 152 orang, luka berat 89 orang, luka ringan 1.543 orang, dan kerugian materi sebesar Rp 1,2 miliar. Sementara jumlah pelanggaran dalam operasi kali ini ada sebanyak 229.010 pelanggaran.

Pelanggar paling banyak didominasi oleh pengguna ruda dua dengan pengendara antara usia 16-25 tahun. Tingginya angka pelanggar dari generasi muda, membuat Kombes Frans prihatin, dan meminta agar para orang tua dan guru melakukan pengawasan ketat terhadap mereka.

Dia juga meminta para orangtua dan guru melarang mereka membawa motor saat berangkat ke sekolah. “Kalau pulang malam, para orangtua tolong menanyakan ke anaknya dari mana. Kalau tidak pulang, dicari di mana” kata dia sembari menegaskan hal ini menjadi ancaman bagi generasi muda. (joe)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here