primaradio.id – Pemerintah terus mendorong meningkatnya jumlah entrepreneur di kalangan anak muda. Deputi III Kantor Staf Presiden (KSP) Denni Puspa Purbasari mengatakan data statistik dari Kementerian Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah menyebutkan, jumlah entrepreneur hanya 1,6 persen dari total jumlah penduduk Indonesia. Masih kalah dari negara lain, seperti Malaysia mencapai 5 persen, Thailand hampir 5 persen, dan Singapura mencpai 8 persen.
“Yang terjadi kita punya sedikit pengusaha. Yang disebut pengusaha iru kita pengen yang wouw, yang membangun karena inovasi, kerja keras dan keberanian. Bukan entrepreneur yang dihasilkan dari proses KKN, Channeling. That’s so yesterday,” ungkap Denni saat ditemui di acara kuliah tamu hasil kerjasama ITS Surabaya dengan Kantor Staf Presiden (KSP).
Denni juga menambahkan bahwa Entrepreneur tidak bisa dicetak dengan target jumlah. Karena jumlah belum tentu berkualitas. Yang terpenting menurut Denni, rutinnya pengembangan dan proses penciptaan entrepreneur, antara lain melalui dunia pendidikan seperti sekolah dan kampus-kampus.

Sementara CEO Tokopedia William Tanuwijaya yang juga ikut berbagi ilmu mengatakan dibutuhkan semangat bambu runcing untuk menjadi Entrepreneur sukses. Semangat bambu runcing ini adalah keberanian, kegigihan, dan harapan. Dengan ketiga hal tersebut menurut William, Indonesia bisa menciptakan lebih banyak Entrepreneur khususnya dari kalangan anak muda. (bee)
Cek video liputannya disini…






