primaradio.id – Bursa Efek Indonesia (BEI) terus menggalakkan pentingnya investasi di era globalisasi ini. Bersama dengan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus melakukan berbagai upaya untuk program peningkatan jumlah investor pasar modal, satu diantaranya adalah dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi. Hal ini dinilai efektif untuk menarik investor muda dari kalangan mahasiswa.
Nina Rizalina, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan KSEI mengungkapkan, “Saat ini mungkin secara nilai investasi belum terlalu besar, namun kami memiliki keyakinan dalm jangka waktu lima hingga sepuluh tahun ke depan saat sudah mulai bekerja, mereka akan menjadi investor pasar modal yang berkualitas dan benar-benar paham berinvestasi, sehingga akn mampu mendukung ketahanan Pasar Modal Indonesia”. Ujar Nina.
Dalam hal ini, BEI dan KSEI telah telah melakukan edukasi dan sosialisasi mengenai pasar modal di Universitas Negri Surabaya (UNESA).
Namun dalam merealisasikan agenda tersebut, masih ada beberapa kendala yang harus dihadapi oleh KSEI, satu diantaranya adalah dukungan infrastruktur yang kurang memadai. Oleh sebab itu, KSEI meluncurkan Sistem Pengelolaan Investasi Terpadu atau S-INVEST yang merupakan paltform dan sistem yang terintegrasi untuk industri Reksa Dana.
Sementara itu, terkait dengan peningkatan jumlah investor domestik, KSEI mencatat peningkatan yang cukup signifikan pada Januari 2017, yakni sebesar 25 persen aset pasar modal dikuasai oleh investor domestik. Jumlah tersebut sangatlah besar mengingat sebelumnya investor asing sempat menguasai aset pasar modal hingga 65 persen. (joe)






