primaradio.id – Sengketa terkait venue gelaran final turnamen sepak bola kembali terjadi di Spanyol. Ironinya, lagi-lagi melibatkan dua tim rival, Real Madrid dan Barcelona.
Final Copa del Rey musim ini tidak bisa digelar di Santiago Bernabeu karena akan ada pekerjaan konstruksi yang dilakukan, demikian menurut Florentino Perez selaku presiden Real Madrid.
Lolosnya Barcelona ke final Copa del Rey seakan membuka memori tahun lalu, yang mana Real Madrid juga enggan membiarkan Santiago Bernabeu menjadi venue final. Saat itu el Real beralasan jadwal final bentrok dengan konser Bruce Springsteen, sehingga lokasi final dipindah ke Vicente Calderon, markas Atletico Madrid. Sementara laga final Copa del Rey tahun lalu itu akhirnya dimenangkan Barcelona dengan skor 2-0 atas tuan rumah, Los Colchoneros.
Baru-baru ini, wacana tentang dipilihnya Santiago Bernabeu sebagai venue final resmi Copa del Rey kembali mencuat. Bernabue dipilih bersama dengan dua stadioan lainnya, Vicente Calderon, dan San Memes, markas Athletic Bilbao. Namun hal ini langsung mendapat tanggapan dari Florentino Perez.
“Final Copa tidak bisa dimainkan di Bernabeu karena ada beberapa pekerjaan yang berlangsung,” ungkapnya kepada media. “Tidak ada isu selain itu.”
Barcelona akan menghadapi Alaves di partai final Copa del Rey musim ini, dan mendukung Bernabeu sebagai tempat final. Blaugrana lolos ke final usai menang agregat 3-2 atas Atletico Madrid. Sementara Deportivo Alaves menyusul Barca ke partai puncak usai mempecundangi Celta Vigo dengan agregat 1-0. (joe)






