
primaradio.id – Hingga empat hari kedepan, angin kencang diprediksi akan terus terjadi di wilayah Jawa Timur, termasuk Surabaya. Untuk itu, BMKG mengimbau agar masyarakat tetap mewaspadai kehadiran angin ribut tersebut.
Menurut Prakirawan BMKG Maritim Perak, Eko Prasetyono, Situasi ini terjadi lantaran saat ini tekanan angin berada di posisi terendah. Hal ini menyebabkan angin berhembus dengan kecepatn tinggi, dan cenderung bersifat merusak.
“Pusat tekanan rendah saat ini tengah berada di Samudra Hindia. Artinya berada di Laut Jatim, terutama Selatan Jatim,” kata Eko Prasetyono, Selasa (7/2/2017).
Sementara itu, Eko juga menjelaskan, BMKG Juanda sempat mencatat bahwa kecepatan angin pada 7 Februari 2017 pukul 13.30 mencapai 990 mb (milibar). Kecepatan tersebut jauh meningkat dibanding dengan hari biasanya yang rata-rata 36-40 Km/jam kini bisa mencapai 80 km/jam.
Eko juga menambahkan, Tekanan rendah angin tersebut tak bisa langsung berhenti, karena sejauh ini masih bersifat pemanasan.
“Kami memprediksi baru pada 13 Februari situasinya akan kembali normal. Angin akan kembali berembus wajar,” jelas Eko. (joe)
Sumber : Surya





