Home Ekonomi & Pemerintah JLBB Terkendala Izin Pengerukan Tol Romokali – Tandes

JLBB Terkendala Izin Pengerukan Tol Romokali – Tandes

664 views
0
SHARE

primaradio.id – Pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) yang menjadi bagian dari Pemerintah Kota Surabaya sudah akan memulai pengerukan lahan. Tetapi untuk akses masuk ke area, Pemkot masih menunggu jawaban atas permintaan izin untuk membuka akses masuk melalui tol Romokalisari – Tandes. Terutama pengerukan di titik interchange dari arah pintu masuk tol Romokalisari ke arah stadion Bung Tomo.

Menurut Asisten II Sekkota Surabaya M Taswin, mengatakan bahwa saat ini masih mengajukan perijinan pembukaan ruas jalan tol Romokalisari ke Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) agar akses bisa dibuka. Diharapkan minggu depan izin tersebut sudah bisa turun. Sehingga proses pengurukan jalan lingkar barat juga bisa segera dikebut. Karena untuk penyelesaian jalan sepanjang 26,1 kilometer (km), itu memang akan berkoneksi dengan tol Romokalisari. Sehingga harus dibuatkan interchange berupa clover sebagai penghubung.

Taswin juga menambahkan, jalan JLBB yang membentang dari wilayah kecamatan Lakarsantri hingga Romokalisari itu saat ini sudah menunjukkan kemajuan. Salah satunya adalah analisa dampak lingkungan dan lalu lintas (amdal lalin) untuk pembangunan interchange juga sudah keluar.

Dalam proyek JLBB ini, Pemkot hanya kebagian membebaskan lahan sebesar 20 persen. Sedangkan 80 persen sisanya adalah milik pengembang. Untuk lahan milik pengembang, progress yang dihasilkan jauh lebih cepat. Sebab dari status tanahnya sendiri pun sudah jelas. Yaitu lahan yang dipakai adalah lahan fasum yang memang diminta oleh Pemkot untuk diwujudkan dalam bentuk JLBB tersebut. Sehingga tidak ada urusan sulit untuk pembebasan lahan. Jumlah pengembang yang ikut membangun JLBB ini sekitar 10 perusahaan yang bergerak di bidang properti.

Sedangkan untuk lahan yang menjadi kewajiban Pemkot, juga sudah mulai pembebasan. Salah satunya adalah di wilayah Sememi yang sebagian besar sudah selesai. Sementara untuk lahan di wilayah Pakal, saat ini Pemkot masih dalam tahap sosialisasi sebelum pembebasan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here