primaradio.id – Pada 9 Desember 2015, Indonesia bakal menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015. Hajatan demokrasi tersebut, diyakini tidak memberikan dampak signifikan terhadap laju inflasi Desember 2015. Pasalnya, kampanye Pilkada tahun ini tidak sama dengan tahun sebelumnya.
Menurut Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik Sasmito Hadi Wibowo mengatakan bahwa jika musim kampanye kaitannya erat dengan percetakan, tahun ini lebih banyak bakal calon pemimpin daerah berkampanye menggunakan media sosial. Namun, masih ada dampak inflasi dari Pilkada di kota-kota kecil. Mengingat aktivitas kampanye di kota kecil biasanya lebih besar.
Sasmito juga mengaku masih mewaspadai dampak dari adanya hajatan demokrasi tersebut. Hal ini untuk menghindari lonjakan inflasi di daerah yang bisa membuat inflasi secara nasional tinggi.(zum/nji)






