primaradio.id – Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) menyatakan makanan ringan asal Indonesia telah menjadi primadona di Myanmar.
Menurut Ketua Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi), Adhi Lukman, mengatakan bahwa saat ini belum banyak industri makanan dan minuman di Myamnmar. Karenanya, para pengusaha yang tergabung dalam Gapmmi memanfaatkan hal tersebut dengan membuka usaha langsung di Myanmar.
Adhi juga menambahkan, selain membuka pabrik, pihak Myanmar pun membatu usaha di sana dengan membuat jalur distribusi yang memudahkan pengusaha. Selain itu, beberapa negara seperti Filipina juga sedang dilakukan penjajakan. Dengan melakukan pembelian perusahaan-perusahaan kecil yang ada di negara tersebut. Hal ini bertujuan mengintegrasikan ekspor negara-negara ASEAN.






