primaradio.id – Selama ini, petani cabai seringkali dianggap telah memperoleh untung yang besar pada setiap panen cabai. Padahal, petani cabai justru sering mengalami kerugian akibat tidak stabilnya harga cabai.
Menurut perwakilan Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid mengatakan bahwa saat ini harga cabai tidak sesuai kenaikan biaya produksi petani. Hal inilah yang menyebabkan petani cabai kerap mengalami kerugian. Sehingga, peran pemerintah sangat diharapkan untuk dapat menstabilkan harga cabai. Pasalnya, murahnya harga cabai hanya hanya akan menguntungkan masyarakat umum namun merugikan petani cabai.
Hamid berharap adanya perlindungan dari pemerintah untuk komoditas cabai agar tidak terjadi harga yang terkadang melonjak tinggi, dan turun drastis.(zum/nji)






